Jumat, 13 April 2012

Perkembangan Peserta Didik


Rangkuman Materi Pertumbuhan dan Perkembangan
A.      PERTUMBUHAN
·         Pengertian :
Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh dalam arti sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang satuan berat.
Pengertian Pertumbuhan menurut para pakar :
# OMAN KARNMANA
Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya jumlahprotoplasma sel pada suatu organisme, biasanya disertai dengan pertambahan ukuran, berat, serta jumlah sel yang bersifat tidak kembali pada keadaan semula.
# DIAH ARYULINA DKK
Pertumbuhan merupakan perubahan yang terjadi pada makhluk hidup yang meliputi pertambahan ukuran tubuh.
# WONG, 2000
Pertumbuhan merupakan bertambahnya jumlah dan besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur.
# WISMOADY WAHONO
Pertumbuhan adalah proses yang mencakup pertambahan dalam jumlah dan ukuran, keluasan dan kedalaman, dan sekaligus pertambahan dalam arti integrasi, saling keterhubungan dan kompleksitas.
# FIKTOR FERDINAND P. & MOEKTI ARIWIBOWO
Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran volume, massa, tinggi, atau ukuran lainnya yang dapat dinyatakan dalam bilangan atau secara kuantitatif.
# TIM BIOLOGI
Pertumbuhan adalah proses penambahan volume tubuh makhluk hidup yang sifatnya tidak bisa kembali ke keadaan semula. Penambahan disebabkan adanya penambahan jumlah dan volume sel, karena adanya pembelahan mitosis dan pembesaran sel.
# MIKRAJUDDI, DKK
Pertumbuhan adalah peristiwa perubahan biologis yang terjadi pada mahluk hidup berupa perubahan ukuran yang bersifat ireversible.
# MOKHAMAD ISMA'IL
Pertumbuhan adalah peningkatan ukuran (volume, massa, tinggi, dan panjang) yang prosesnya tidak dapat balik yang dihasilkan dari pembelahan sel dan pembesaran sel.
·         Ciri-ciri Pertumbuhan :
1.       Pertumbuhan dimulai sejak dalam kandungan atau sejak terjadi pembuahan.
2.       Berlangsung sepanjang masa.
3.       Pertumbuhan bermakna pertambahan fisik manusia.
4.       Ada periodesasi dalam pertumbuhan :
Misal :
a.       1 tahun : mulai merangkak dan berjalan.
b.      2 tahun : mulai memilih berlari-lari kemana-mana.
c.       3 tahun : mulai berkenalan dengan anak-anak lain atau orang lain.
d.      4 tahun : bisa lompat-lompat, naik sepeda, dll. Jiwa eksplorasi mulai tinggi.
e.      5 tahun : sudah meminta main dengan teman-temannya.

B.      PERKEMBANGAN
·         Pengertian perkembangan adalah bertambahnya kemampuan stuktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, jadi bersifat kualitatif yang pengukurannya  jauh lebih sulit daripada pengukuran pertumbuhan.
Pengertian Perkembangan menurut para pakar :
#NAGEL
Perkembangan merupakan pengertian dimana terdapat struktur yang terorganisasikan, dan mempunyai fungsi-fungsi tertentu, oleh karena itu bilamana terjadi perubahan struktur baik dalam organisasi maupun dalam bentuk, akan mengakibatkan perubahan fungsi.
#SCHNEIRLA
Perkembangan adalah perubahan-perubahan progresif dalam organisasi organisme, dan organisme ini dilihat sebagai sistem fungsional dan adaptif sepanjang hidupnya. Perubahan-perubahan progresif ini meliputi 2 faktor, yaitu kematangan dan pengalaman.
#LIBERT, PAULUS, dan STRAUSS
Perkembangan adalah proses perubahan dalam pertumbuhan pada suatu waktu sebagai fungsi kematangan dan interaksi antar lingkungan.
·         Ciri-ciri perkembangan :
1.       Perkembangan adalah proses pengembangan mental.
2.       Bersifat teratur dan sistematis.
3.       Perubahan kualitatif yang berlangsung sepanjang waktu, pada aspek antara lain : pikiran, perilaku atau perasaan, dan peran seseorang.
4.       Bersifat holistik atau menyeluruh.
5.       Hasil interaksi antara kemasakan atau meturitas dan proses belajar.
6.       Dapat menurun atau kembali ke tahap perkembangan semula, jika terjadi anomali atau kecelakaan.
·         Prinsip Perkembangan :
1.       Tujuan perkembangan adalah terjadinya perubahan progresif, artinya menjadi terbaik secara fisik dan psikis. Terbaik maksudnya terbaik apabila dibandingkan diri sendiri maupun oranglain (teman sebaya atau setara pendidikan.
2.       Perkembangan adalah hasil proses kematangan atau maturasi dan proses belajar.
3.       Perkembangan awal lebih utama daripada selanjutnya. 0-5 tahun itu masa-masa PENTING.
4.       Perkembangan berlangsung berkesinambungan.
5.       Berlaku hukum cephalocaudal, yaitu perkembangan dari atas kebawah lalu menyebar. Dari otak ke anggota tubuh.
6.       Berlaku hukum proximodistal, yaitu perkembangan dari tengah badan ke tepi. Dari gerakan kasar ke gerakan halus (dari gerakan tangan ke jari tangan)
7.       Hukum tempo dan ritme perkembangan.
·         Teori-teori Perkembangan :
1.       Teori Psikososial : Dikemukakan oleh Erik Erikson. Menurutnya setiap orang akan mengalami krisis pada tiap tahap perkembangannya yang harus diselesaikan. Teori ini mengutamakan faktor sosial dan dan budaya dalam perkembangan.
2.       Teori Behaviorisme atau Belajar : Dikemukakan oleh Watson dan Skinner. Menurut mereka perkembangan adalah pembentukan perilaku baru. Perilaku terbentuk karena adanya penguat positif (reward) dan penguat negatif (punnishment). Pandangan ini tidak membagi perkembangan dalam tahap-tahap karena perkembangan itu bersifat konsisten.
3.       Teori Kognitif Sosial : Dikemukakan oleh Albert Bandura. Menurutnya perkembangan adalah pembentukan perilaku baru karena meniru model yang dilihat dan terekam dalam ingatan.
4.       Teori Ekologi : Dikemukakan oleh Urie Bronferbrenner. Menurutnya perkembangan manusia tidak dapat dipisahkan dari konteks lingkungan dimana orang itu berkembang. Seluruh aspek perkembangan saling berkaitan tidak dapat dipisahkan.
5.       Teori Tugas Perkembangan : Dikemukakan oleh Robert Hunghurst. Menurutnya ada 3 sumber tugas perkembangan, yaitu (1) Tugas perkembangan yang berasal dari maturasi fisik (mengangkat kepala, merangkak, berjalan, dll). (2) Tugas Perkembangan karena sumber daya pribadi (perkembangan nilai-nilai pribadi, cita-cita, atau ketrampilan belajar untuk sukses dalam pekerjaan). (3) Tugas perkembangan yang berasal dari tekanan masyarakat, termasuk berasal menjadi orang bertanggungjawab.
·         Pandangan Perkembangan :
a.       Pandangan Organismik : Manusia dianggap sebagai organisme biologis, aktif dan terus berinteraksi dengan lingkungan, membentuk perkembangannya sendiri.
b.      Pandangan Mekanistik : Manusia dianggap organisme pasif seperti mesin yang hanya aktif apabila digerakkan oleh lingkungannya.
C.      FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG
Tingkat tercapainya potensi biologik seseorang merupakan hasil interaksi sebagai faktor yang saling bekaitan, yang pada dasarnya dapat diklasifikasikan dalam 3 kelompok yaitu:
·         Faktor Genetik : Faktor genetik ini merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang. Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil yang optimal. Adapun yang termasuk dalam faktor genetik diantaranya adalah faktor bawaan yang normal atau patoloigik, jenis kelamin, suku bangsa atau bangsa.
·         Faktor Lingkungan : Berbagai keadaan lingkungan yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak lazim digolongkan menjadi lingkungan biopsikosial, yang diadalamnya tercakup komponen biologis (fisis), psikologis, ekonomi, sosial, politik dan budaya.
·         Faktor Perilaku : Keadaan perilaku akan mempengaruhi pola tumbuh kembang anak. Perilaku yang sudah tertanam pada masa anak akan terbawa dalam masa kehidupan selanjutnya. Belajar sebagai aspek utama aktualisasi, merupakan proses pendidikan yang dapat mengubah dan membentuk perilaku anak. Dorongan kuat untuk perubahan perilaku dapat diartikan positif atau negative, bergantung kepada apakah sifat dorongan tersebut merupakan pengalaman yang baik, menyenangkan, menggembirakan atau sebaliknya. Perubahan perilaku dan bentuk perilaku yang terjadi akibat pengaruh berbagai faktor lingkungan akan mempunyai dampak luas terhadap sosialisasi dan disiplin anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar